← Semua artikel
·5 menit baca

Template Jurnal Trading Excel, Cara Bikin Sendiri dalam 10 Menit

Banyak yang mencari template jurnal trading Excel yang siap pakai. Faktanya, template generik dari internet jarang cocok karena tiap orang punya gaya trading yang beda. Lebih cepat dan lebih nempel kalau kamu bikin sendiri. Caranya gampang, 10 menit juga selesai. Ini langkah langkahnya.

Kolom Wajib di Jurnal Trading Excel

Buka Excel atau Google Sheets, bikin satu baris header dengan kolom berikut: tanggal, pair atau aset, arah posisi (long, short, buy, atau sell), harga entry, harga stop loss, harga take profit, lot atau ukuran posisi, modal saat itu, persen risiko dari modal yang dipertaruhkan, harga close, profit atau loss dalam rupiah atau dolar, alasan entry, alasan exit, dan kondisi emosi seperti tenang, FOMO, atau balas dendam.

Segitu saja sudah cukup. Tidak perlu lebih dari itu di awal. Kolom seperti setup quality atau tag strategi bisa menyusul kalau sudah jadi kebiasaan mencatat rutin.

Rumus Excel yang Terpakai

Setelah kolom siap, tambahkan rumus di kolom profit atau loss dan persen risiko. Contoh kalau kolom harga entry ada di E2, harga close di F2, dan lot di G2:

Profit atau loss untuk posisi long dihitung dengan rumus sama dengan F2 dikurangi E2, dikali G2.

Profit atau loss untuk posisi short dihitung dengan rumus sama dengan E2 dikurangi F2, dikali G2.

Persen risiko dari modal dihitung dengan rumus ABS dari E2 dikurangi stop loss di kolom StopLoss2, dikali G2, dibagi Modal2, dikali 100.

Status win atau loss otomatis dihitung dengan rumus IF, kalau H2 lebih besar dari 0 hasilnya Win, kalau tidak hasilnya Loss, dengan H2 sebagai kolom profit atau loss.

Tinggal drag ke bawah tiap menambah baris baru. Excel otomatis menghitung ulang tiap kamu isi entry baru.

Cara Merekap Tiap Minggu

Bikin satu sheet baru khusus rekap. Isinya cuma empat angka, total trade, win rate yang dihitung pakai fungsi COUNTIF, rata rata persen risiko, dan total profit atau loss. Cek tiap minggu, bukan tiap hari, supaya tidak terbawa emosi tiap ada satu dua trade rugi.

Kelemahan Mencatat Manual di Excel

Excel bagus untuk mulai, tapi ada batasnya. Kamu harus menghitung manual tiap trade, gampang lupa mengisi saat sedang sibuk, dan tidak ada yang mengingatkan pola buruk, misalnya persen risiko kamu makin lama makin besar tanpa disadari. Kalau sudah mulai terasa ribet, banyak trader pindah ke aplikasi journal yang menghitung otomatis dan menyimpan history di HP juga.

Kesimpulan

Tidak ada template ajaib. Yang penting kamu mulai mencatat dari sekarang, konsisten, dan review tiap minggu. Empat belas kolom di atas sudah cukup untuk mulai hari ini.

Udah siap mulai nyatet trade kamu sendiri?